Kegiatan Kokurikuler
Lubuk Raja, 10 November 2025– Dalam upaya menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengasah kreativitas generasi muda, SMP N 3 OKU menggelar kegiatan kokurikuler berbasis lingkungan melalui pelatihan Batik Ecoprint. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh murid kelas 7 ini mengusung konsep kedekatan dengan alam, memanfaatkan potensi vegetasi lokal, serta memaksimalkan penggunaan bahan-bahan organik yang ada di sekitar mereka.
Berbeda dengan batik konvensional yang kerap menggunakan pewarna sintetis atau zat kimia yang berpotensi mencemari lingkungan, teknik ecoprint ini sepenuhnya mengandalkan bahan alami. Para siswa diajak mengeksplorasi daun-daun yang sangat mudah ditemukan di halaman dan taman sekolah, seperti daun jati muda, daun jarak, daun lanang, hingga daun ketapang. Setiap jenis daun tersebut memiliki karakteristik pigmen unik yang akan menghasilkan warna dan motif yang berbeda ketika diaplikasikan ke atas kain.
Kegiatan yang berlangsung selama -+1 Minggu ini menerapkan metode steaming (pengukusan). Sebelum masuk ke tahap pengukusan, para siswa terlebih dahulu harus melewati proses mordanting, yaitu merendam kain sutra atau katun dalam larutan khusus alami agar serat kain siap mengunci warna dari daun. Setelah kain siap, siswa dengan teliti menata daun-daun di atas kain sesuai dengan imajinasi dan kreativitas masing-masing. Kain kemudian digulung kencang, diikat, dan dikukus selama kurang lebih dua jam untuk mengeluarkan zat warna alami daun secara maksimal tanpa merusak ekosistem.
Antusiasme tinggi tampak jelas di wajah para siswa saat waktu pengukusan selesai dan gulungan kain mulai dibuka. Kejutan demi kejutan muncul karena pola tulang daun dan semburat warna alami—seperti warna ungu kemerahan dari daun jati atau hijau zaitun dari daun lanang—tercetak sempurna di atas kain.
Kepala SMP N 3 OKU, Siti Khotijah, S.Pd, menyampaikan apresiasi yang besar atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau berharap keterampilan ecoprint ini tidak berhenti sebagai agenda kokurikuler semata, melainkan dapat terus dikembangkan menjadi produk kebanggaan sekolah, seperti syal, totebag, atau taplak meja yang bernilai ekonomi. Melalui kokurikuler berbasis lingkungan ini, SMP N 3 OKU berkomitmen untuk terus mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang mencintai budaya sekaligus peduli pada kelestarian masa depan bumi.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, di mana para siswa dengan bangga membentangkan hasil karya kain ecoprint orisinal buatan mereka sendiri di aula sekolah.